Beberapa Alasan Manchester City Bisa Juara Liga Inggris
October 26, 2011 Category :Berita Bola 0
Agen Casino Online merupakan sebuah hal yang memberikan tidah hanya casino online saja melainkan juga banyak sekali seperti informasi bola. Setelah keberhasilan Manchester City mengalahkan Manchester United dengan skor telak 6-1 di Old Trafford semakin meyakinkan skuad Mancini untuk menggapai tahta tertinggi Liga Inggris. Beberapa pengamat bola Liga Inggris juga mengatakan bahwa The Citizen mampu menjuarai liga tapi dengan beberapa persyaratan. Tidak mudah memang untuk menggantikan dominasi yang masih di pegang Manchester United. Dengan bermodal mampu melibas anak asuhan Sir Alex Ferguson saja akan dengan mudah menjuarai Liga Inggris tapi masih ada penghadang-penghadang lainnya seperti Liverpool, Arsenal, dan juga Chelsea. Tim-tim papan tengah pun tidak akan tinggal diam. Mereka juga ingin merasakan juara Liga Inggris yang sampai saat ini masih dipegang oleh Manchester United.
Kemenangan Manchester City juga diakui oleh sang pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. Sir menganggap bahwa City pantas mendapatkan kemenangan telak, karena tim nya tidak pada performa terbaik. Mungkin terlalu mengentengkan atau malah terlalu grogi sehingga mereka mendapatkan kekalahan telak ini. Sukses City sendiri menghempaskan United dengan skor telak ternyata tidak berimbas ke pertandingan itu saja, menurut Football Friends pada rabu 26 Oktober, ada beberapa factor yang membuat anak asuhan Roberto Mancini ini pantas merebut gelar juara Premier League musim ini dari tangan saudara tuanya, apa saja itu? Mungkin inilah beberapa alasannya :
1. Kekuatan yang Mendalam
Roberto Mancini memiliki ketepatan dalam memilih skuadnya dan dia jgua memiliki skuad yang sangat memadai. Pembelanjaan pemain pada awal musim menjadi kunci utama dan menjadi factor penting atas pencapaian City pada saat ini. Padahal pada pertandingan saat derby melawan Manchester United minggu lalu, Mancini tidak menurunkan beberapa pemain andalannya sebagai starter. Seperti Edin Dzeko, Samir Nasri, Adam Johnson ataupun De Jong bahkan sang Carlos Tevez tak masuk dalam 18 skuad yang dipersiapkan.
2. Produktifitas Gol
Premier League baru memasuki pekan kesembilan, tapi City telah mengemas 33 gol. Sungguh impresif. Hal ini menunjukkan serangan City sangat tajam. Bahkan Sergio Aguero dan Edin Dzeko menjadi duet tersubur dengan koleksi 17 gol selama ini. belum lagi ditambah sumbangan dari Mario Balotelli dengan lima gol.
3. Sang Pelatih
Roberto Mancini sekarang menjadi pelatih paling difavoritkan oleh penggemar City. Saat awal-awal menangani City, dia sempat diserbu kritikan dari berbagai pihak. Tapi sekarang, pelatih asal Italia itu bisa berkembang dan terbiasa menangani para pemain bintang yang didatangkan oleh Sheikh Mansour.
4. Kokoh dalam Pertahanan
Selain sebagai klub yang paling subur, City juga menjadi klub yang paling kokoh dalam bertahan. Vincent Kompany cs hanya kebobolan 7 gol dari sembilan pekan Premier League yang telah digelar. Lescott dan Kompany telah menjadi pasangan kokoh di lini pertahanan The Citizens, belum lagi penampilan gemilang Joe Hart di bawah mistar gawang.
5. Perpecahan The Big Four
Ada perpecahan dalam pemetaan anggota The Big Four (Manchester United, Chelsea, Liverpool, dan Arsenal), sampai saat ini keempat tim yang sering mendominasi papan atas Premier League beberapa tahun lalu, kini telah berpencar dengan keadaannya masing-masing. Chelsea dan Liverpool menunjukkan performa yang labil. Arsenal, memiliki start yang buruk di awal musim. Satu-satunya anggota The Big Four yang masih menghiasi papan teratas liga adalah United. Namun kedudukannya yang berada di papan atas, sedikit tercoreng dengan kekalahan memalukan 1-6 dari City di Old Trafford.
6. Transfer Bulan Januari
Bulan Januari menjadi bulan yang tak akan disia-siakan oleh banyak klub di Eropa. Ya bulan Januari menjadi bulan belanja para pemain. Para klub yang merasa kurang dengan skuad yang ada akan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Meski City sudah memiliki beberapa pemain handal, namun harta Syeikh Mansour yang tak terbatas, membuat City tak pernah absent dalam hal belanja pemain selama jendela transfer dibuka.



